Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
banner 160x600
banner 160x600
banner 970x250
BERITAINFO DAERAHPringsewu

PMPM Mandiri Kecamatan Pagelaran Utara ,Pringsewu Setelah Satu Dasawarsa Lebih Mulai Tercium Aroma Korupsinya

×

PMPM Mandiri Kecamatan Pagelaran Utara ,Pringsewu Setelah Satu Dasawarsa Lebih Mulai Tercium Aroma Korupsinya

Sebarkan artikel ini

Pringsewu-Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri(PMPM Mandiri ) di kecamatan pagelaran Utara ,kabupaten Pringsewu yang bertujuan menuntaskan kemiskinan melalui partisipasi aktif warga desa ,setelah satu dasawarsa lebih kini sudah mulai tercium aroma korupsinya .

Perihal tersebut disampaikan Nara sumber yang berinisial GN salah warga Fajar Mulia tersebut yang juga pernah menerima simpan pinjam perempuan (SPP) namun sudah dibayar tersebut,vakumnya PMPM Mandiri 2014 karena ke tidak profesionalnya ketua PMPM Mandiri

banner 300x600

“Makanya saya ini senang jika ada wartawan yang mau mengusut terkait PMPM Mandiri di kecamatan pagelaran Utara ini ,harus jelasnya vakumnya PMPM Mandiri tahun 2018 alasan apa biar jika ada kecurangan bisa terungkap ” terang sumber tersebut Jum’at (09/01/2026)

BACA JUGA :  Dalam rangka HUT ke 14 partai Nasdem,ketua DPD partai Nasdem Tanggamus Memberikan Bantuan dan santunan kepada anak yatim dan piatu di pondok pesantren Alqoof

Sementara ketua PMPM Mandiri Mariam yang jadi ketua sejak tahun 2014 saat dikonfirmasi di kediamannya mengatakan bahwa uang
yang dikelola untuk SPP Rp 100 juta lebih tidak berjalan /vakum dari tahun 2022,dengan bantuan global Rp 1 milyar dan sisa uang yang direkening Rp 60 juta

“Jadi apa yang disampaikan saya tersebut memang apa adanya” tegas Mariam Jum’at (09/01/2026).

BACA JUGA :  Bupati Pringsewu Memiliki Hak Dan Wewenang, Bahkan Tanggung Jawab, Untuk Menutup Aktivitas Tambang Galian C Ilegal

Terkait vakumnya PMPM Mandiri ada perbedaan kata narasumber vakumnya PMPM.Mandiri tahun 2018 dan menurut ketua PMPM.Madiri pada tahun 2014.

” Kalau setahu saya vakumnya PMPM Mandiri itu sejak tahun 2014″ ungkapnya

Selanjutnya ketua PMPM Mandiri juga menerangkan terkait pembangunan fisik dari PMPM Mandiri tersebut yakni
Sumur PMPM lupa nilainya ,dua bangunan lupa ,Talud Penahan Tanah (TPT) ga inget juga ,rabat beton lupa

BACA JUGA :  Penyidik Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Tanggamus berikan SP2HP Kasus BRI Unit Wonosobo Ke Supriono.

“Karena sudah lama saya lupa nilai fisik per aitemnya maklum aja ” katanya .(Tim)