Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
banner 160x600
banner 160x600
banner 970x250
BERITAINFO DAERAHPesawaran

Gelar Aksi warga way khilau panen ikan lele sebagai protes warga jalan rusak di way khilau pesawaran

×

Gelar Aksi warga way khilau panen ikan lele sebagai protes warga jalan rusak di way khilau pesawaran

Sebarkan artikel ini

Pesawaran – Aksi unik sekaligus menyita perhatian publik terjadi di Jalan Lintas Kedondong–Pardasuka, tepatnya di Desa Kota Jawa dan Tanjung Kerta, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Jumat (5/6/2026).

Sejumlah elemen masyarakat yang terdiri dari LSM Penjara, KNPI Way Khilau, dan warga setempat menggelar aksi unjuk rasa dengan cara tak biasa, yakni melakukan “gogoh ikan lele” di badan jalan provinsi yang rusak parah.

banner 300x600

Aksi tersebut menjadi bentuk sindiran keras kepada pemerintah atas kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki selama kurang lebih 20 tahun. Jalan yang seharusnya menjadi akses vital masyarakat itu kini dipenuhi lubang dan genangan air, hingga menyerupai kolam ikan.
Masyarakat tampak antusias mengikuti aksi tersebut.

BACA JUGA :  Forum Masyarakat Cinta Bekasi: “Rotasi Pejabat Bukan Transaksi, tapi Transformasi”

Mereka berbondong-bondong turun ke jalan, bahkan beberapa warga terlihat langsung menangkap ikan lele dari genangan air di ruas jalan sebagai simbol kekecewaan terhadap lambannya penanganan infrastruktur.

Perwakilan massa aksi menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk kritik sosial yang serius. Mereka menilai pemerintah kurang responsif terhadap keluhan masyarakat, meskipun jalan tersebut merupakan jalur penting penghubung antarwilayah.
“Kami sudah terlalu lama menunggu. Hampir 20 tahun kondisi jalan seperti ini, tapi belum ada perbaikan signifikan. Ini bentuk kekecewaan kami,” ujar salah satu peserta aksi di lokasi.

BACA JUGA :  Nampak KubanganJalan Dari Tugu Gajah Pekon Bulukarto Arah Pekon Panjerejo, Pringsewu Rusak Parah

Selain menyuarakan aspirasi, massa juga mendesak pemerintah daerah maupun provinsi untuk segera mengambil langkah konkret dalam perbaikan jalan, demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, aksi berlangsung tertib dengan pengawalan dari aparat setempat. Masyarakat berharap aksi ini dapat menjadi perhatian serius bagi pihak terkait agar segera melakukan perbaikan infrastruktur yang telah lama dikeluhkan.

BACA JUGA :  Pom Mini Warga Terbakar Hari Pertama Ramadhan di Negeri Agung

Warga berharap pemerintah daerah memprioritaskan perbaikan jalan kedondong -Way Rilau dalam program tahun ini. Sebab, kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut berpotensi menambah korban dan menghambat jalur pertumbuhan ekonomi desa.( irfan efendi)