Pringsewu-Dari Pringsewu Ujung Utara suara anggota paguyuban Pagar Pringsewu terdengar sayup sayup memberikan dukungan dari Rifki ,Parjo dan Dedi terhadap ketua paguyuban Pagar Pringsewu Mai Rahman (Jayeng ) warga pekon Tegalsari ,kecamatan Gadingrejo ,kabupaten Pringsewu lampung agar semua anggota paguyuban kompak mendukung langkah yang positif untuk memasok bahan baku pengrajin genteng dan batu bata pelaku Usaha Mikro,Kecil dan Menengah (UMKM) serta untuk mematuhi segala ketentuan yang berlaku di paguyuban
Sebagai pemasok bagi pelaku UMKM di kabupaten Pringsewu dan sekitarnya dikatakan Dedi dirinya selalu selalu solid bersama rekan lainnya di ujung Utara Pringsewu seperti dalam WhatsApp nya kepada wartawan media ini
“Kami selalu solid ..untuk memberikan dukungan ..saya pribadi sangat mendukung .. demi kepentingan hajat orang banyak ..” tulis Dedi Minggu (12/07/2026)
Dedi juga mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada pemerintah kabupaten Pringsewu yang sangat peka dan respon terhadap pelaku UMKM ,dengan demikian berbagi keluhan terjawab sudah karena tanah liat sebagai bahan pokok bisa dipenuhi
“Karena tanah liat sangat di butuh kan masyarakat banyak..” lagi lagi tulis Dedi dalam sebuah WhatsApp nya
Hal serupa dikatakan Rifki pemilik galian tanah mencetak sawah di bibir Way wayah pekon Fajar Mulia ,kecamatan pagelaran Utara , bahwa dirinya sangat mendukung atas keberadaan paguyuban pagar Pringsewu yang diketuai Pak Jayeng bahkan tidak bicara via telpon selulernya Rifki pun melalui WhatsApp nya
“Saya sangat mendukung demi keberlanjutan usaha pengrajin bata dan genteng” tulis Rifki dalan sebuah WhatsApp Minggu (12/07/2026).
Selanjutnya dukungan serupa datang dari pemilik Galian yang mencetak sawah di pekon Margosari ,kecamatan Pagelaran Utara,kabupaten Pringsewu Parjo Rustam ,dirinya mengaku akan tetap solid dan mematuhi apa yang digariskan dalam paguyuban pagar Pringsewu sekaligus mendukung ketua paguyuban pagar Pringsewu Jayeng yang meminta kepada anggota tetap solid dan menghargai sesama anggota paguyuban
“Memang benar kita ini harus saling menghargai sesama anggota paguyuban dan jika ada persoalan sekecil apapun diselesaikan di interen paguyuban itu sendiri jangan dulu dibawa keluar karena dikuatirkan ada salah paham . Jadi apa yang disampaikan Jayeng itu memang harus demikian ” katanya (Aan)














