Pringsewu-Suratimah (78) warga pekon Wates Rt 02/02 kecamatan Gadingrejo,kabupaten Pringsewu sudah 5 tahun berlalu menderita struk Dan hanya bisa berbaring yang sangat miris nenek yang memerlukan uluran tangan tersebut justru bantuan yang sejumlah mencapai Rp 2,800,000,- harus di blokir di Bank BRI
Menurut anak dari Suratimah yang diketahui bernama Yudi dan istrinya saat memberikan keterangan kepada wartawan mengatakan pada awalnya pasangan Suratinah dan suaminya Tardi (79)tersebut mendapatkan bantuan dari pemerintah lewat kantor pos dan giro yang dialihkan ke BRI namun karena tidak ada informasi dari aparatur pekon setelah ada yang ngasih tahu setelah di cek ternyata rekeningnya ada uang sejumlah Rp 2,800,000,-
“Memang keterbatasan saya sebagai anaknya tidak ngecek apakah direkening ada uangnya apa tidak ,tapi setelah mendengar dari tetangga saya cek ternyata ada uangnya sebesar Rp 2,800,000,-” ujat Yudi di kediamannya Senin (15/12/2025)
Namun masih dikatakan Yudi setelah mengetahui ada dananya di rekening ibunya Suami dari Suratimah Tardi diantar Lala sekira 15 hari yang lalu langsung mendatangi dinas sosial (dinsos ) kabupaten prongsewu.
“Orang dinsos Pringsewu langsung menelpon salah satu aparatut pekon Wates dengan tujuan untuk menjelaskan terkait uang bantuan tersebut” tuturnya
Pasca mendapatkan telpon dari dinas sosial ,pihak pekon menurut keterangan yang disampaikan ke keluarga suratimah bahwa pihak bang sudah telpon ke pekon Wates ,bahwa Dana tersebut sudah di blokir oleh pihak bank .
” Salah satu aparatur pekon datang menemui keluarga Sartimah katanya pihak bank mau datang ke rumah Suratimah” bebernya.
Saat ini Suratimah dan Tardi pasangan suami istri sangat membutuhkan uluran tangan menunggu kejelasan nasibnya terkait uang bantuan sebesar Rp 2,800,000,- dari pemerintah setempat .(Ajarudin )
















