Pringsewu-Program ketahanan pangan di pekon Mataram ,kecamatan Gadingrejo ,kabupaten Pringsewu Pelihara ayam potong cukup maju karena sejak digelontorkan anggaran sebesar Rp 150,000,000,- pada tahun 2025 akhir oleh pemerintah pekon Mataram melalui BUMDes Sidomukti usahanya berjalan sesuai yang diharapkan
Hal tersebut disampaikan sekretaris pekon(sekon ) Mataram Mustafa mewakili kepala pekon (Kakon) Rohmat mengatakan bahwa program ketahanan pangan di pekon Mataram dialokasikan untuk pelihara ayam potong
“Alhamdulillah usaha pelihara ayam potong tidak sia sia dan sekarang sudah berjalan ” ujar Mustafa Senin(27/04/2026)
Namun lebih jelasnya silahkan hubungi langsung ketua badan usaha milik desa (BUMDes) direktur BUMDes Sidomukti
Oktama Rendi Pradikta sekaligus sebagai ketua ketahanan pangan pekon Mataram ,
Bendaharanya Ahmad Ridwan dan
Sekretarisnya Abi
Diantar oleh salah satu kaur pekon Mataram Muhyadi ke lokasi kandang ayam potong yang dikelola oleh direktur BUMDes Sidomukti yang berada di dusun Sidomukti tak disangka usaha BUMDes Sidomukti ternyata sudah memiliki kandang yang sangat modern dalam mengelola ayam potong dan mendapatkan keterangan dari karyawannya sudah dua kali panen
” Disini sudah dua kali panen dari akhir tahun 2025 dengan kapasitas 2000 ekor dan bisa dipanen setiap 30 hari sekali ” terang kerja yang ada di kandang yakni Dika dan Wildan ,Senin (27/04/2026)
Selidik punya selidik direktur BUMDes Sidomukti Oktama Rendi Pradikta ternyata orang yang tepat menempatkan orang sesuai kemampuannya dan direktur BUMDws tersebut pernah di Korea berarti memplot atau memposisikan individu berdasarkan keahlian, bakat, pendidikan, dan pengalaman yang mereka miliki agar bekerja optimal. Prinsip ini sering disebut “The Right Man on The Right Place” atau dalam hadist, menempatkan amanah kepada ahlinya sehingga ternak ayam tersebut berjalan dengan baik .(Aan/Ajarudin)
















