KOTA BEKASI — Perayaan Hari Ulang Tahun ke-38 Ikatan Ahli Boga Indonesia (IKABOGA Indonesia) berlangsung meriah di Grand Metropolitan Bekasi, Jawa Barat. Mengusung tema “Merajut Cita Rasa dan Budaya, Kolaborasi Antar Generasi untuk Indonesia Maju,” acara ini kembali menunjukkan bahwa kuliner bukan sekadar urusan dapur, melainkan juga diplomasi budaya, penguatan gizi, serta strategi pembangunan manusia.
Area panggung utama yang dihias dengan nuansa kuliner nusantara menarik perhatian pengunjung. Mereka memenuhi lokasi acara ada yang serius mengikuti lokakarya, membuat konten media sosial, hingga menikmati sajian kuliner UMKM dari berbagai daerah.
Pendiri IKABOGA Indonesia, Dewi Motik Pramono, hadir memberikan sambutan penuh kehangatan. Ia menegaskan bahwa selama hampir empat dekade, IKABOGA selalu mengambil peran strategis dalam pemenuhan gizi dan pengembangan pendidikan tata boga di Indonesia.
“Insyaallah akan lebih baik lagi terkait pemenuhan gizi, serta terus bekerja sama dengan pemerintah dalam pelatihan dan inovasi menu bergizi dan bervariatif,” ujar Dewi Motik.
Kolaborasi Nasional untuk Majukan Kuliner Nusantara
Perayaan HUT kali ini melibatkan sejumlah lembaga, mulai dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi Tata Boga, Kementerian Pendidikan, Dinas Kebudayaan, hingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui stan edukasi, lokakarya, uji kompetensi, talk show, parade budaya, hingga bazar UMKM kuliner.
Bagi pengunjung, acara ini menjadi semacam festival jalan-jalan sambil belajar dan mencicipi hidangan khas nusantara.
Prosesi Kue Dongkal dan Riuh Budaya
Salah satu momen paling menarik perhatian adalah prosesi pemotongan kue dongkal, yang menjadi simbol perjalanan manis IKABOGA selama 38 tahun. Pertunjukan seni tradisional, penampilan musik, hingga kreasi masak para maestro boga membuat suasana semakin semarak.
38 Tahun Perjalanan, Konsisten di Jalan Pelestarian Kuliner
IKABOGA Indonesia didirikan pada 3 Desember 1987 oleh Sub-Konsorsium Memasak dan Jasa Boga di bawah Direktorat Pendidikan Masyarakat, Ditjen Diklusepora. Selama 38 tahun, IKABOGA konsisten dalam meningkatkan kompetensi ahli boga, mempromosikan kuliner nusantara, mendorong riset dan inovasi menu, serta memberdayakan pelaku usaha kuliner.
Saat ini, IKABOGA menaungi 27 DPD dengan lebih dari 10.000 anggota, mulai dari akademisi, praktisi, lembaga pendidikan, hingga pegiat industri.
Rangkaian Acara 12–13 Desember 2025
Selama dua hari perayaan, berbagai kegiatan digelar sebagai sarana edukasi dan penguatan budaya, di antaranya pelatihan dan workshop, lomba kuliner, festival kuliner nusantara, talk show, uji kompetensi tata boga, bazar UMKM, parade seni dan budaya, serta acara puncak peringatan HUT IKABOGA.
Perayaan HUT ke-38 IKABOGA ini menjadi bukti bahwa dunia kuliner merupakan ruang strategis bagi peningkatan gizi, pelestarian budaya, dan pembangunan manusia Indonesia. Dari dapur, IKABOGA kembali menegaskan komitmen untuk terus membangun negeri melalui cita rasa dan kolaborasi lintas generasi.




