Pringsewu-Kang Dedi Irawan (KDI) Pringsewu yakni kepala pekon (kakon) Tanjung Rusia Timur ,kecamatan Pardasuka ,kabupaten Pringsewu ,Lampung dan Pengurus Badan Udah Milik Desa (BUMDes) berkah mandiri Kompak dan sesuai dengan musyawarah desa khusus(Musdesus) atau musyawarah perencanaan desa (musrenbangdes ) yakni pembesaran kambing blasteran Gibas
Pasca ditransfer dari pemerintah pekon tersebut dari dana desa (DD) tahun 2025 ke rekening BUMDes berkah sejahtra pengurus BUMDes berkah mandiri yakni ketua abdullatif ,sekretaris Sarifudin dan bendahara Nursani dan penasehat KDI Pringsewu langsung langsung buat gebrakan dengan membuat kandang super mewah .
Dikatakan KDI Pringsewu dirinya sebagai penasehat sesuai berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2021,kakon secara ex-officio (otomatis menjabat karena jabatannya) berkedudukan sebagai Penasihat BUMDes berkah mandiri Tugas utamanya adalah memberikan arahan dan nasihat kepada pelaksana operasional (Direktur) demi kemajuan dan kelancaran usaha pekon
Sesuai Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP ) sebesar Rp 60 juta berkat dukungan penasehat yang Kompak dengan pengurus BUMDes berkah mandiri KDI Pringsewu membangun kandang kambing yang super mewah di kabupaten Pringsewu versi program Ketapang menghabis anggaran Rp 100 juta dengan menghabiskan kayu Medang 8 kubik dan jati dengan kapasitas kandang untuk 54 ekor kambing .
“Ya Alhamdulillah berkat kekompakan pengurus dan saya sebagai penasehat memberikan support kandang kambing bisa selesai dengan baik ” kata KDI Pringsewu yang juga sebagai kakon Tanjung Rusia Timur yang dikenal loyak dan akrab dengan teman teman media Selasa (22/05/2026)
Ditegaskan KDI Pringsewu dirinya merasa bangga dengan pengurus BUMDes berkah sejahtera karena disamping kompak para pengurus tersebut langsung terjun ke lapangan mencari pakan bergantian
“Inilah bentuk kekompakan pengurus BUMDes berkah mandiri ,sehingga kambing yang sementara ini baru 25 ekor kambing blasteran Gibas bisa tercukupi pakan dan terurus dengan baik “tegas KDI Pringsewu .
Namun kata KDI Pringsewu dirinya belum membeli kambing blasteran etawa untuk memenuhi kandang tersebut karena harga kambing menjelang idul adha 2026 ini mahal dan setelah idul Adha pengurus BUMDes berkah mandiri baru akan kembali membeli kambing blasteran Gibas sesuinyang direncanakan (Aan/Ajarudin)
















