Pringsewu-Nurhadi salah satu calon kepala pekon (kakon) Margosari, kecamatan Pagelaran Utara, kabupaten Pringsewu Lampung merupakan salah satu calon yang berasal dari akar rumput(grassroots)
yang dari awal tidak ada cita cita ingin menjadi kakon Margosari tersebut dan dirinya mengaku dengan jujur
masih buta dalam politik
Berawal dari masyarakat yang datang dan meminta dirinya untuk mencalonkan diri sebagai kakon dan selalu memberikan dukungan dan arahan agar mau menjadi pemimpin di masa yang akan datang yang bersih ,jujur dan amanah akhirnya pada hari Rabu tanggal 26 Agustus 2026 Nurhadi dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim dirinya berangkat tanpa diantar siapapun dari kediamannya .
“Saya benar buta dalam politik dan awalnya tidak ada niat untuk mencalonkan diri sebagai kakon jujur saja ,karena permintaan masyarakat yang datang akhirnya saya putuskan siap mencalonkan diri dan pada Rabu tanggal 26 Agustus 2026 mendaftar ke panitia Pilkakon ” kata Nurhadi kepada media ini di kediamannya Sabtu (29/08/2026).
Lanjut Nurhadi mengungkapkan tentang dirinya kepada wartawan berangkat mendaftarkan diri sebagai calon kakon karena murni ingin meneruskan apan yang diinginkan masyarakat yang datang kepada nya dan
perbedaan pendapat atau pandangan politik katanya hal yang lumrah dan bagian dari dinamika wajar dalam sistem pemerintahan yang demokratis.
“Saya ini orang bodoh yang masih perlu bimbingan arahan dari semua pihak dan harus banyak belajar jujur saja banyak sekali kekurangan dalam diri saya ini ” ungkapnya dengan bijak
Nurhadi saat ditanya Di pekon Margosari sendiri diikuti dua calon kakon yakni Sariman mantan kakon sebelumnya yang menjabat sebagai Kepala Pekon Margosari, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu dari tahun 2006 sampai tahun 2017, namun saat ditanya wartawan apakah dirinya siap bersaing nantinya ? Nurhadi menjawab dengan bijak dan Tampa merendahkan siapapun dengan bijak juga Nurhadi mengatakan
“Persaingan dalam itu kalau menurut saya politik harus dilakukan secara sehat, jujur, dan beretika dengan mengutamakan kepentingan masyarakat pekon Margosari di atas kepentingan pribadi atau golongan” pungkasnya.
Sekilas sejarah Pekon Margosari mulai dibuka pada tahun 1953 berdasarkan surat tebang dari Kepala Negeri, dan resmi menjadi pekon definitif pada tahun 1954.
Pekon Margosari di Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, mulai dibuka pada tahun 1953 berdasarkan surat tebang dari Kepala Negeri, dan resmi menjadi pekon definitif pada tahun 1954 di pekon Margosari, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, yang menjabat sejak tahun 1958 secara berurutan adalah sebagai berikut
Ahmad Kasdu (1958 – 1968)
Abdul Aziz (1968 – 1975)
Abdul Jafar (1975 – 1979)
Tugiman (1979 – 1983)
Ismail (1983 – 1991)
Rozikin (1992 – 2002)
Suparti (2003 – 2005)
Sunardi (2005 – 2006)
Sariman (2006 – 2017)
Sayidil Ghofur (2017 – 2022)
Suparman (Penjabat/Pj. Kepala Pekon, dilantik tahun 2024 (Aan)

















