Pringsewu-Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Way Giri tunggal II,kecamatan pagelaran Utara ,kabupaten Pringsewu Lampung Untung yang juga sebagai pelaksana
Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 anggaran Rp 195,000,000,- mengatakan bahwa Ketua ,sekretaris dan Bendahara (KSB ) yang tidak bekerja tidak dibayar.
“Disini tidak ada kecuali kecualian pokonya walaupun sebagai pelaksana yakni KSB jika tidak bekerja tidak dibayar ,ini proyek swakelola kalau mau dibayar harus bekerja jangan mentang-mentang KSB mau dibayar tampa kerja itu ga adil dan pasti timbul dampak sosial nya dimasyarakat enak benar KSB ya ga kerja dibayar ” tegas untung saat didampingi bendahara P3A Sigit dan sekretaris Nurholis sedang tidak ada di lokasi kegiatan membuat paving untuk irigasi di pekon giri tunggal ,Rabu (06/08/2026)
Program tersebut merupakan program swakelola yang dikerjakan oleh masyarakat setempat merupakan aspirasi sebagai pengusul Drs .H.Mukhlis Basri anggota DPRI ,disampaikan untung ketua P3A Way Giri Tunggal II selain dikerjakan oleh warga masyarakat setempat dirinya merekrut tenaga kerja sebanyak 9 orang ditambah KSB 3 orang dan mesin molen milik mesjid 1
” Untuk mengerjakan proyek swakelola sepanjang 665 meter dengan 2 type pertama panjang 385 tinggi paving block 60 cm ,lebar bawah 50 cm dan lebar atas 100 cm kemudian type 2 panjang 280 m ,tinggi 50cm ,lebar 30 cm dan lebar 60 cm ” terangnya .
Selanjutnya dikatakan Untung proyek tersebut dikerjakan menggunakan adukan 1,3 dan 4 yakni 1 sak semen 3 pasir dan 4 batu split serta pekerja dibayar Rp 120,000,- per orang
Sebagai masyarakat pekon giri tunggal dan sebagai petani yang tergabung dalam P3A Way Giri Tunggal II mengucapkan terimakasih kepada pemerintah terutama kepada Drs .H. Mukhlis Basri sebagai pengusul proyek P3-TGAI (Aan).

















