Pringsewu-Pagelaran Wayang kulit semalam suntuk semalam suntuk di pekon Bulukarto ,kecamatan Gadingrejo ,kabupaten Pringsewu ,Lampung yang menghadirkan wayang kulit ,dari sanggar karawitan Mustika Buana dari Ambarawa Pringsewu yang bertempat di RT 03 pekon setempat dengan Ki Dalang Supardi Romo Putra dengan lakon Wahyu Tohjali yang artinya wahyu yg turun di bulan muharam(Shura),Wahyu ini biasa diburu oleh kalangan Kasepuhan atau kejawen.
Bila mampu melihatnya (seperti bintang) maka akan mendapat keselamatan di dunia dan di akhirat. Sabtu (25/07/2026)
Bukan hanya itu yang membikin heboh juga didukung faktor sosok kepala pekon(kakon) Nurdin yang dikenal dekat dan akrab dengan masyarakat setempat sehingga bulan Syura atau yang lebih dikenal sebagai bulan Muharram adalah bulan pertama dalam penanggalan Islam (Hijriah) yang memiliki hari penting seperti Hari Asyura (tanggal 10 Muharram) dan dianjurkan memperbanyak amal baik. Begitu meriah dipekon tersebut .
Pagelaran wayang kulit semalam suntuk merupakan tradisi sakral yang diselenggarakan setiap tahun yang sudah melekat pada masyarakat di pekon Bulukarto dari tahun ketahun secara turun temurun dan sebagai ungkapan rasa syukur di bulan Syura,sehingga pentas Wayang kulit di pekon Bulukarto ini tidak sekadar hiburan semata, melainkan sarana spiritual untuk tolak bala, introspeksi diri, dan melestarikan budaya leluhur masyarakat Jawa
Kegiatan berlangsung meriah dan khidmat sepanjang malam, disaksikan oleh warga pekon Bulukarto dan sekitarnya dan dari berbagai pekon lainnya yang juga hadir menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang berlangsung heboh tersebut
Turut hadir para Undangan, uspika Kecamatan Gadingrejo, camat Gadingrejo Eko Purwanto,Danramil kecamatan Gadingrejo ,kapten inf Rendi Kurniawan ,kapolsek kecamatan gadingrejo Iptu Sugiyanto , dari KUA kecamatan Gadingrejo, ,Babinsa , babinkantibmas ,praja binmas serta seluruh aparatur pekon Wates ,tokoh Masyarakat, Agama dan Pemuda di wilayah pekon Bulukarto sehingga
menambah semarak dan keberkahan dalam penyelenggaraan kegiatan budaya yang sarat nilai luhur ini.
Kakon Bulukarto Nurdin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas segala dukungannya dari semua pihak dan para donatur atas terselenggaranya acara bersih desa pagelaran wayang kulit semalam suntuk
” Saya sebagai kakon Bulukarto mengucapkan terimakasih Kepada semua pihak ,kepada para donatur yang telah memberikan dukungan dan sumbangsihnya dalam acara ini yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu karena dalam acara ini sekali saya mengucapkan terimakasih ,karena tampa adanya sumbangsih dan dukungan
materi dan semangat adalah dua hal penting yang saling melengkapi
semua pihak ,rasanya sulit bisa membuat acara semeriah ini ” katanya .
Sebelum acara puncak pagelaran wayang kulit diisi rangkaian acara dari pagi sampai petang dengan bebagai kegiatan seperti pengajian dan lain lain (Aan)
















