Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
banner 160x600
banner 160x600
banner 970x250
INFO DAERAH

Rest Area Gisting Kumuh dan Tak Terawat, Warga Keluhkan Keamanan yang Buruk

×

Rest Area Gisting Kumuh dan Tak Terawat, Warga Keluhkan Keamanan yang Buruk

Sebarkan artikel ini

TANGGAMUS – Kondisi Rest Area Gisting di Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Lampung, semakin memprihatinkan. Pengelola wahana permainan annak-anak mengeluh.

Dahulu tempat itu dikenal sebagai lokasi wisata yang ramai dikunjungi, kini area tersebut berubah menjadi lokasi yang kotor, kumuh, dan tak terawat. Sampah berserakan, fasilitas rusak, serta minimnya keamanan membuat warga resah.

banner 300x600

Suwanto, warga Gisting yang memiliki usaha wahana permainan anak-anak di sana, mengungkapkan keluhannya. Ia menyoroti tidak adanya pengelola kebersihan serta meningkatnya aktivitas remaja yang mabuk-mabukan di malam hari.

BACA JUGA :  Akun Tik Tok ,Haris Ghost Pelaku Bawa Istri Orang Ganti Akun Wangsit TV.

“Pengelola kebersihan sudah mengundurkan diri sejak empat bulan lalu, jadi sekarang tidak ada yang bertanggung jawab. Lihat saja, pagar besinya sudah banyak yang hilang dan rusak,” ujar Suwanto, Selasa (25/2/2025).

Selain kondisi fisik yang memburuk, minimnya pengawasan juga menjadi perhatian. Banyak remaja yang kerap nongkrong di area tersebut hingga larut malam, bahkan mengonsumsi minuman keras.

BACA JUGA :  100 hari Saleh Asnawi Akan mengevaluasi Kinerja Kadis Dan Kepala OPD

“Kami khawatir ini bisa menjadi tempat yang tidak aman bagi warga dan pengunjung. Kami berharap ada pengelola kebersihan baru serta sistem keamanan yang lebih baik,” tambahnya.

Hingga kini, belum ada tindakan dari pihak terkait untuk mengatasi permasalahan ini. Warga berharap pemerintah setempat segera turun tangan agar Rest Area Gisting tidak semakin terbengkalai dan kehilangan daya tariknya sebagai tempat wisata.

BACA JUGA :  Persiapan Pelantikan Oleh Presiden, Bupati & Wabup Pringsewu Terpilih Ikuti Gladi

Akankah ada solusi nyata, atau Rest Area Gisting akan dibiarkan menjadi kawasan kumuh tak bertuan?. (red)